Morowali Jadi Tuan Rumah Rakor Evaluasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI Tahun 2026 Se-Sulteng

  • May 13, 2026
  • octaviana latong

Morowalikab.go.id – Bungku – Kabupaten Morowali menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Evaluasi/Pelaksanaan Kegiatan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Rabu (13/05/2026), di Gedung Serbaguna Ahmad Hadie Matano, Bungku.

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abd Rauf bersama Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas di Bumi Tepe Asa Moroso.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, para bupati dan wali kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda Kabupaten Morowali, para kepala perangkat daerah Kabupaten Morowali, serta kepala perangkat daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah dan para tamu undangan lainnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Tengah selaku Ketua Panitia, Rachman Ansyari, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI merupakan bagian dari upaya sinkronisasi dan harmonisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan nasional.

Menurutnya, Gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah memiliki peran strategis dalam mengkoordinasikan pelaksanaan kebijakan nasional di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan program-program Asta Cita berjalan sesuai arah kebijakan nasional serta dilakukan evaluasi terhadap capaian pelaksanaannya di daerah,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas nasional memiliki keterkaitan erat dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti program Makan Bergizi Gratis yang sejalan dengan program Berani Cerdas, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang sejalan dengan Berani Sehat, Program Koperasi Merah Putih yang mendukung Berani Sejahtera, hingga Program Ketahanan Pangan yang mendukung Berani Pangan Raya.

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memastikan pemerataan layanan publik, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta memperkuat kepastian hukum dan regulasi dalam pelaksanaan program nasional di daerah.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam arahannya menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bagian penting dalam menyatukan kekuatan pemerintah daerah menghadapi dinamika global dan tantangan kondisi fiskal daerah.

“Keberadaan kita di Morowali hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menyatukan kekuatan menghadapi dinamika global dan kebutuhan reformasi birokrasi,” ungkapnya.

Ia mencontohkan kondisi global seperti perang dan ketidakstabilan harga minyak dunia yang berdampak terhadap perekonomian nasional maupun daerah. Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi sangat penting.

Gubernur juga menyoroti sejumlah program prioritas Presiden Republik Indonesia yang dinilai mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat, di antaranya Program Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, Gubernur juga memaparkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Tengah. Dari target 307 SPPG, sebanyak 228 unit telah beroperasi atau mencapai 74,26 persen dan telah melayani sekitar 900 ribu siswa di 13 ribu sekolah.

Program tersebut juga dinilai membuka lapangan kerja baru dengan melibatkan lebih dari 10 ribu relawan di Sulawesi Tengah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi arahan, pemaparan materi, serta diskusi dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Tengah.