Reformasi Birokrasi Dinsos Morowali Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Tepat Sasaran

  • Apr 08, 2025
  • Tiya lestari

Morowalikab.go.id - Bungku - Reformasi birokrasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai menunjukkan hasil nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih inklusif, cepat, dan merata. Tak hanya fokus pada efisiensi internal, Dinsos juga memperkuat peran serta masyarakat dalam menciptakan layanan sosial yang berdampak langsung bagi warga kurang mampu.

 

Kepala Dinas Sosial Morowali, Arifin Lakane, S.Pd., M.Pd., menyebutkan bahwa transformasi layanan yang dilakukan tidak hanya soal digitalisasi atau pemangkasan birokrasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah desa dan masyarakat.

 

“Dengan melibatkan aparat desa dan kelurahan dalam pendataan penerima bansos, kita memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan. Ini soal keadilan sosial,” jelasnya.

 

Inisiatif tersebut sejalan dengan peningkatan pelayanan di berbagai sektor. Di bidang kesehatan, sistem antrean digital dan layanan ramah disabilitas pada pelayanan BPJS menjadi bukti komitmen terhadap aksesibilitas. Sedangkan di bidang pendidikan, pendaftaran beasiswa berbasis daring telah mempermudah siswa dan mahasiswa dalam menjangkau bantuan pendidikan tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

 

Yang menarik, pendekatan yang digunakan Dinsos juga menempatkan sumber daya manusia sebagai aset utama. Dengan pola kerja tim dan pelatihan SDM, hambatan pelayanan publik dapat diminimalkan. "Kami tidak hanya bekerja lebih cepat, tapi juga lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat," tambah Arifin.

 

Langkah-langkah ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dan Wakil Bupati Iriane Iliyas, yang dinilai tanggap dalam merespons berbagai tantangan pelayanan publik. Kepemimpinan keduanya dinilai menjadi katalis penting dalam membentuk birokrasi yang humanis dan adaptif.

 

Reformasi birokrasi yang tengah berjalan tidak hanya mencerminkan komitmen pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa perubahan akan lebih bermakna ketika masyarakat dilibatkan sebagai mitra. Dinas Sosial Kabupaten Morowali berharap upaya ini bisa menjadi contoh praktik baik pelayanan publik di wilayah lainnya.